4x bet1 win casino1win aviatorparimatch1win aviator1win casinomostbet azmostbet india1win saytilucky jet online1 winpin up casinomostbet aviator login1win loginmosbet aviatoraviatorмостбетlucky jetpin up az4rabet bangladeshmostbet kzparimatchlucky jet casinomostbet casinopin up1win1win kzpin up bet1 win aviatorpinupmosbetmostbet casinopin-up1win lucky jetpin up casinopinup login1win apostamosbetmostbet casinoone win gamelucky jet xmosbet indiapinup kzpin up4r bet4rabetmostbet casino1win casinolucky jet crashmosbet casino1win lucky jet

Kampung Ilmu: Kolaborasi untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Kesehatan Ibu, Tumbuh Kembang Anak, dan Harapan Masa Depan

Pada hari Kamis, 3 Juli 2025, Kampung Ilmu Purwakarta menggelar kegiatan edukatif yang penuh makna bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Acara berlangsung di Gedung Solusi Akademi (SBI) dan menjadi ruang pertemuan antara ilmu, praktik, dan semangat gotong royong yang menyatukan ibu-ibu desa, kader, orang tua siswa, dan para ahli.

Acara bertajuk Diskusi Kesehatan Ibu Hamil dan Menyusui serta Tumbuh Kembang Anak ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, kader desa, hingga orang tua siswa. Imam Prasodjo memandu jalannya kegiatan dengan gaya yang membumi dan penuh kedekatan, membuka ruang diskusi yang hidup dan inklusif.

Dr. dr. Yulia Ariani, SpA(K) dari Fakultas Kedokteran UI menyampaikan paparan penting mengenai perkembangan bayi dari bulan pertama hingga bulan kesembilan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan secara khusus pentingnya perhatian pada 1000 hari pertama kehidupan, yang mencakup masa kehamilan hingga usia dua tahun anak—sebagai periode emas yang menentukan tumbuh kembang optimal anak di masa depan. Nutrisi ibu, stimulasi dini, dan pengasuhan penuh kasih menjadi kunci utama.


Dari Fakultas Psikologi UI, Prof. Liche Seniati bersama Bidan Amelia memimpin sesi praktik Senam Hamil. Kolaborasi ini menjadi pendekatan holistik untuk mencegah stunting sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental ibu. Tidak hanya mengajarkan langsung di tempat, Prof. Liche juga menyatakan komitmennya untuk kembali hadir pada sesi mendatang dalam mendampingi para ibu dan tenaga kesehatan di desa.

Selain itu, Dra. Ike Anggraika, M.Si, juga dari Psikologi UI, menyampaikan materi yang sangat relevan dan menyentuh: cara mengendalikan stres pada ibu hamil dan menyusui. Beliau mengulas bagaimana perubahan hormonal, kelelahan, hingga tekanan sosial dapat memengaruhi kondisi emosional ibu. Ike menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda stres sejak dini dan menyarankan teknik sederhana seperti latihan pernapasan, relaksasi ringan, hingga menjaga waktu istirahat. Beliau juga mengingatkan bahwa dukungan sosial dari orang sekitar, termasuk pasangan, sangat menentukan ketenangan psikologis ibu.

Diskusi ini melahirkan banyak tips yang aplikatif, seperti cara mengelola stres dengan merendam kaki di air hangat, menjaga pola tidur secara teratur, dan memperkuat komunikasi emosional antara suami dan istri. Pasangan diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengantar ke fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir secara penuh sebagai teman bicara dan pendengar, terutama saat istri mengalami perubahan emosi selama masa kehamilan.


Dalam sesi pengenalan mitra Kampung Ilmu, Imam Prasodjo memperkenalkan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai lembaga yang membiayai seluruh kegiatan ini. Daging kurban yang sebelumnya dibagikan ke warga juga berasal dari program BPKH. Harry Alexander, Nuril Anwar, ⁠Candra Bayu dan ⁠Rini Puspitasari dari BPKH turut hadir dan mengajak ibu-ibu untuk mulai menabung biaya haji sejak dini.

Dukungan nyata lainnya datang dari Suwandi Foundation, diwakili oleh Pak Erwady dan Maribeth. Mereka menyampaikan komitmen menyumbangkan alat pumping ASI dan botol penyimpan ASI untuk dipinjamkan kepada ibu menyusui, serta mendistribusikan 50 set kandang ayam kampung petelur (750 ekor ayam unggulan) guna menunjang ketahanan pangan keluarga dan mendukung program pencegahan stunting.


Acara ditutup dengan pembagian kotak makan sehat untuk ibu hamil dan menyusui sebagai langkah nyata mendukung pemenuhan gizi dan perawatan ibu secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk kelompok riset tematik dari Fakultas Psikologi UI. Ada kelompok yang meneliti kebiasaan berkendara siswa, mengedukasi keluarga terkait penggunaan motor ke sekolah. Ada juga kelompok yang menggali persoalan pengasuhan anak—terutama yang berkaitan dengan pengasuhan anak usia dini. Riset lingkungan hidup juga dilakukan dengan berdialog bersama warga terkait lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Kelompok riset literasi keuangan mendiskusikan dinamika pengeluaran keluarga dan risiko dari pinjaman informal seperti bank emok dan pinjol.






Di Kampung Ilmu, setiap pertemuan bukan sekadar seminar—tetapi ruang tumbuh. Dari edukasi yang menyentuh hati hingga aksi yang berdampak nyata, Kampung Ilmu membuktikan bahwa masa depan bisa dimulai dari hal yang mendasar: ibu yang sehat dan anak yang tumbuh dengan cinta.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top