Kampung Ilmu kembali menjadi pusat perhatian dengan kedatangan rombongan dari Bappeda Provinsi Jakarta, Dinas PPAPP, dan Biro Kerjasama Daerah. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami serta mendukung berbagai inisiatif yang telah dikembangkan di Kampung Ilmu, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Kunjungan ini juga merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Jakarta dalam mengatasi permasalahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Harapannya, masyarakat desa dapat mengembangkan daerahnya sendiri tanpa harus selalu pergi ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Dengan melihat praktik baik yang dilakukan di Kampung Ilmu, diharapkan model pemberdayaan masyarakat ini dapat direplikasi di berbagai daerah lain guna menciptakan pembangunan yang lebih merata.
Perjalanan ke Kebun Gizi Organik Komunitas
Imam Prasodjo, penggagas Kampung Ilmu, mengajak rombongan serta warga desa yang terdiri dari unsur peternak, kader desa, dan ibu hamil untuk mengunjungi Kebun Gizi Organik Komunitas. Kebun percontohan ini menjadi tempat belajar bagi masyarakat dengan menanam beragam tanaman. Selain itu, warga juga “dititipkan” tanaman dalam platerbag untuk dirawat dan dipanen guna memenuhi kebutuhan dapur keluarga, sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan keluarga.
Di kebun ini, Pak Imam memperkenalkan sejumlah kader dan relawan yang berperan aktif dalam program-program Kampung Ilmu, seperti Bah Lili, koordinator tukang yang meskipun hanya menempuh pendidikan dasar, namun berhasil mewujudkan berbagai bangunan di Kampung Ilmu, ada juga Pak Wanto yang bertanggung jawab di sentra pembibitan dan produksi pakan ternak, seperti silase dan konsentrat.
Kehadiran Rombongan Bappeda DKI Jakarta
Dari Bappeda DKI Jakarta, turut hadir para pejabat dan tenaga ahli yang ingin memahami potensi serta tantangan yang dihadapi Kampung Ilmu, di antaranya:
- Atika Nur Rahmania (Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta)
- Eky Darmayanti (Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Tahunan)
- Dewi Satiasari (Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat)
- Ina Marliana (Kepala Suku Bappeda Kota Administrasi Jakarta Pusat)
- Maruhal Mangasi (Ketua Subkelompok Bidang Kesejahteraan Rakyat)
- Dania Wijayanti (Fungsional Pertama Kesejahteraan Bidang Rakyat)
- Ryan Maulana (Fungsional Perencana Bidang Perencanaan Strategis dan Pendanaan Pembangunan)
- Hikmat Darmawan (Tenaga Ahli Bidang Kebudayaan Bappeda)
- Aarth Schafer (Tenaga Ahli Bappeda)
- Faizah Rasya (Tenaga Ahli Bappeda)
- Dimas Widiyanto (Fungsional Pertama Sekretariat Pimpinan Bappeda)
- Krisnadi (Tenaga Ahli Riset dan Inovasi Bappeda)
Kunjungan ke Rumah Sinergi dan Rumah Digital
Rombongan juga diajak melihat Rumah Sinergi, tempat bagi tamu yang ingin menginap dan belajar langsung di Kampung Ilmu. Kemudian, mereka mengunjungi Rumah Digital, di mana Bu Atika (Kepala Bappeda DKI Jakarta) mengikuti sesi podcast bersama siswa DKV. Dalam kesempatan tersebut, Bu Atika menyampaikan kesan positifnya terhadap area belajar di Kampung Ilmu dan mendorong para siswa SMKN untuk lebih kreatif dalam mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan.
Diskusi Bersama Masyarakat
Dalam sesi diskusi di Gedung Solusi Akademi, berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat desa turut dibahas, seperti sulitnya mendapatkan pekerjaan di desa yang menyebabkan banyak suami bekerja di kota besar seperti Jakarta sebagai tukang bangunan.
Sinergi antara Kampung Ilmu dan Bappeda Jakarta diharapkan dapat memajukan desa agar warga desa tidak perlu ke kota untuk mencari kerja.
Bidan Ai juga memaparkan tingginya angka stunting di Jawa Barat, khususnya di Purwakarta. Diskusi ini menghasilkan gagasan untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman guna mencari solusi bagi permasalahan yang ada.
Sebagai penutup kunjungan, rombongan diajak melihat sentra budidaya ikan patin yang menjadi salah satu program unggulan Kampung Ilmu. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa melalui usaha perikanan yang berkelanjutan.
Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana Kampung Ilmu telah menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama antara Bappeda Jakarta dan Kampung Ilmu untuk menciptakan solusi inovatif bagi ketahanan pangan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
