Awal bulan Mei, Ibu Yuli Rahayu, S.Pd., Kepala Sekolah SMKN 41 Jakarta, menyempatkan diri mengunjungi Kampung Ilmu Purwakarta bersama keluarganya. SMKN 41 Jakarta sendiri memiliki lima jurusan unggulan, yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Desain Komunikasi Visual, Bisnis Digital, dan Bisnis Retail.
Kunjungan ini tidak sekadar rekreasi, melainkan kesempatan bagi Ibu Yuli untuk melihat lebih dekat potensi besar yang dikembangkan di Kampung Ilmu. Beliau sangat terkesan dengan beragam sentra usaha yang ada di sana, mulai dari Pembibitan dan Produksi Pakan, Sentra Budidaya Patin, hingga Sentra Kambing Perah Cigadog.
Di Sentra Pembibitan dan Produksi Pakan, Ibu Yuli berkesempatan melihat berbagai kegiatan pembibitan tanaman sayur, buah, hingga tanaman pakan ternak. Selain itu, ia juga meninjau langsung proses produksi pakan ternak yang melibatkan beragam mesin, mulai dari mesin pencacah, mesin penepung, mesin mixer, mesin pellet apung ikan, hingga mesin pres. Semua proses ini dilakukan di Hanggar Konsentrat, pusat produksi yang memanfaatkan hasil panen untuk diolah menjadi pakan ternak berkualitas.
Tidak hanya itu, Ibu Yuli juga mengunjungi Solar Dryer Doom, tempat pengeringan hasil panen, dan Embung Tegalwaru, yang berfungsi sebagai cadangan air saat musim kemarau sekaligus tempat pembesaran ikan patin dan nila.
Selain sentra Pembibitan, Kampung Ilmu juga memiliki Sentra Budidaya Patin yang fokus pada pengembangan ikan patin dengan fasilitas Hatchery dan puluhan kolam terpal bundar. Di sisi lain, Sentra Kambing Perah Cigadog menjadi pusat pengembangan usaha peternakan kambing perah yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk mengarah pada kambing perah yang menghasilkan susu setiap hari serta produksi pakan ternak (metode silase atau konsentrat, jadi tidak harus mengarit atau mencari rumput setiap hari).
Ibu Yuli menyampaikan kekagumannya terhadap konsep pemberdayaan di Kampung Ilmu. Ia berharap siswa-siswi SMKN 41 Jakarta dapat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tempat ini agar mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam pengelolaan usaha berbasis pembibitan tanaman, peternakan, dan produksi pakan. Dengan begitu, mereka tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga wawasan kewirausahaan yang aplikatif.
“Kampung Ilmu membuka diri bagi dunia pendidikan untuk bersinergi meningkatkan keterampilan hidup, wawasan pemberdayaan, serta sentra usaha. Ini sangat potensial bagi siswa SMK untuk mengasah kemampuan praktis mereka,” ujar Bu Nining, selaku Program Manajer di Kampung Ilmu.
Kampung Ilmu Purwakarta terus berkomitmen untuk menjadi wadah pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan fasilitas yang terus dilengkapi dan program yang terstruktur, Kampung Ilmu siap menyambut kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan untuk menciptakan SDM yang siap bersaing di dunia usaha.
