4x bet1 win casino1win aviatorparimatch1win aviator1win casinomostbet azmostbet india1win saytilucky jet online1 winpin up casinomostbet aviator login1win loginmosbet aviatoraviatorмостбетlucky jetpin up az4rabet bangladeshmostbet kzparimatchlucky jet casinomostbet casinopin up1win1win kzpin up bet1 win aviatorpinupmosbetmostbet casinopin-up1win lucky jetpin up casinopinup login1win apostamosbetmostbet casinoone win gamelucky jet xmosbet indiapinup kzpin up4r bet4rabetmostbet casino1win casinolucky jet crashmosbet casino1win lucky jet

Membangun Potensi Lokal: Pelatihan Es Krim Susu Kambing dan Tepung Pisang di Kampung Ilmu

Dalam rangkaian program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam), tim dosen dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), dan Sekolah Vokasi IPB University telah menyelenggarakan pelatihan yang penuh inspirasi di Desa Cisarua, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta. Desa ini dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, khususnya pisang dan susu kambing, yang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan ini, diharapkan potensi lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi produk yang bernilai tambah dan bergizi tinggi.

Program Dospulkam: Sinergi Kampus dan Masyarakat

Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) adalah inisiatif IPB University yang bertujuan untuk membawa pengetahuan dan teknologi dari kampus ke desa, menjembatani kebutuhan masyarakat dengan ilmu yang relevan. Kali ini, tim dosen melakukan pelatihan di Desa Cisarua, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lokal berupa pisang dan susu kambing. Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat desa dalam mengolah bahan-bahan tersebut menjadi produk yang lebih bernilai dan berdaya jual tinggi.

Es Krim Susu Kambing: Alternatif Camilan Sehat

Susu kambing, yang merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Cisarua, berpotensi besar sebagai bahan baku es krim yang lezat dan bernutrisi tinggi. Tim dosen IPB memberikan pelatihan praktis tentang pembuatan es krim dari susu kambing, dengan berbagai rasa buah lokal seperti mangga, stroberi, dan durian. Ani Nuraeni, S.Pd., M.Pd, dosen dari Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi Sekolah Vokasi IPB University, menjelaskan bahwa es krim ini dapat menjadi camilan yang tidak hanya menyegarkan tetapi juga menyehatkan.

“Es krim ini tidak hanya enak dan menyegarkan, tetapi juga kaya akan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Dengan menggunakan susu kambing sebagai bahan utama, kita dapat memberikan nilai tambah pada produk lokal dan memperkenalkannya sebagai alternatif camilan sehat,” kata Ani Nuraeni.

Pengolahan Pisang Menjadi Tepung: Potensi Ekonomi Baru

Pisang, sebagai salah satu sumber daya alam melimpah di Desa Cisarua, diolah menjadi tepung pisang yang memiliki banyak manfaat. Tepung ini bisa digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai produk makanan seperti kue dan roti, yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomis tetapi juga daya tahan produknya. Dr. Wien Kuntari, SP., M.Si, dosen dari Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University, menekankan pentingnya pengolahan pisang menjadi tepung untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Branding Produk: Kunci Kesuksesan di Pasar

Selain pelatihan teknis, peserta juga diberikan pengetahuan tentang pentingnya branding produk. Branding merupakan proses menciptakan identitas unik untuk produk sehingga lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Faraninta Ratih, dosen dari Program Studi Analisis Kimia Sekolah Vokasi IPB University, menjelaskan bahwa branding yang baik sangat penting untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar yang kompetitif.

“Branding yang efektif dapat membantu produk lebih dikenal oleh konsumen dan meningkatkan daya saing di pasar. Dengan identitas produk yang kuat, produk lokal ini dapat menarik lebih banyak minat dan penjualan,” ungkap Faraninta Ratih.

Peserta Pelatihan: Siswa SMKN dan Warga Desa

Pelatihan ini tidak hanya dihadiri oleh warga desa, tetapi juga oleh siswa SMKN setempat. Para peserta diajak untuk merancang branding es krim susu kambing yang mereka buat. Dengan semangat dan kreativitas, mereka mendesain logo dan menentukan tagline, sebuah kalimat pendek yang inspiratif yang merangkum esensi dari merk yang dibuat. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan branding mereka di hadapan peserta lainnya, yang memberikan kesempatan untuk saling berbagi ide dan masukan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top