Kampung Ilmu terus menjadi ruang belajar terbuka bagi siapa saja yang ingin menghubungkan pengetahuan dengan praktik nyata di masyarakat.
Sebagai wadah kolaborasi lintas bidang, Kampung Ilmu mendorong mahasiswa, pelajar, dan warga untuk berbagi ilmu, berinovasi, dan menciptakan karya yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Salah satu kolaborasi terbaru datang dari empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) — Aulia Chandra Dewi, Clarissa Fadhilah, Dina Winaya, dan Muhammad Rafif Zarrar Sena — yang melaksanakan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Kampung Ilmu selama dua hari.
Waktu mereka mungkin singkat, tapi kegiatannya padat, kreatif, dan penuh makna.
Menyelami Sentra Usaha Kampung Ilmu
Dalam kunjungannya, Aulia dan tim juga mendalami berbagai sentra usaha dan kegiatan produktif di kawasan Kampung Ilmu.
Di Sentra Kambing Perah Cigadog, mereka mendapat penjelasan langsung tentang budidaya kambing perah, mulai dari perawatan hingga proses pemerahan susu. Tak hanya belajar, mereka juga membuat video reportase tentang kegiatan tersebut — hasilnya informatif dan menarik.
Di Sentra Pembibitan, mereka mendapatkan wawasan seputar budidaya tanaman untuk pakan ternak, sayur organik, tanaman buah, dan tanaman hias. Semua pengalaman ini menjadi bahan berharga untuk observasi dan refleksi ilmiah mereka.
Dari Observasi Jadi Karya Digital
Hasil observasi yang singkat namun kaya informasi ini mereka olah menjadi beragam produk digital edukatif.
Mereka membuat konten edukasi di TikTok, Reels, dan YouTube Shorts bertema:
-
Manfaat susu untuk kesehatan gigi,
-
Ajakan rutin minum susu, dan
-
Kandungan kelor sebagai superfood alami.
Konten-konten ini dikemas dengan gaya ringan, visual menarik, dan pesan yang mudah dipahami — cara cerdas menghubungkan ilmu kesehatan gigi dengan edukasi publik.
Kolaborasi dengan Siswa SMKN Tegalwaru
Salah satu kegiatan seru mereka adalah praktik membuat puding kelor bersama siswa SMKN Tegalwaru.
Selain belajar olahan pangan sehat berbasis lokal, mereka juga melakukan video refleksi multi kamera, menggabungkan dokumentasi, komunikasi, dan kolaborasi lintas disiplin dalam satu kegiatan kreatif.
Didampingi Para Mentor Inspiratif
Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa FKG UI mendapat bimbingan dari Dwi Ari sebagai mentor utama dari Kampung Ilmu.
Selain itu, dua guru dari SMPN 3 Tegalwaru, yaitu Bu Wahyu dan Bu Lesi, turut berperan sebagai mentor pendamping, membantu koordinasi lapangan dan mendukung jalannya proses pembelajaran bersama warga dan pelajar.
Tampil di Podcast Kampung Ilmu
Sebagai penutup, mereka juga menjadi narasumber podcast bersama host dari Relawan Kampung Ilmu. Dalam sesi tersebut, mereka berbagi pengalaman selama MBKM, tantangan yang dihadapi, serta pandangan mereka tentang pentingnya edukasi kesehatan di masyarakat.
Singkat Tapi Bermakna
Dalam waktu hanya dua hari, mahasiswa FKG UI ini mampu menyelesaikan beragam proyek audio-visual dan kegiatan edukatif dengan hasil yang rapi dan tepat waktu.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas dapat melahirkan kegiatan yang bernilai, kreatif, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Kampung Ilmu bangga menjadi ruang belajar, berkarya, dan berkolaborasi bagi mahasiswa FKG UI — tempat di mana pengetahuan, kreativitas, dan aksi sosial bertemu dalam satu pengalaman bermakna.
