4x bet1 win casino1win aviatorparimatch1win aviator1win casinomostbet azmostbet india1win saytilucky jet online1 winpin up casinomostbet aviator login1win loginmosbet aviatoraviatorмостбетlucky jetpin up az4rabet bangladeshmostbet kzparimatchlucky jet casinomostbet casinopin up1win1win kzpin up bet1 win aviatorpinupmosbetmostbet casinopin-up1win lucky jetpin up casinopinup login1win apostamosbetmostbet casinoone win gamelucky jet xmosbet indiapinup kzpin up4r bet4rabetmostbet casino1win casinolucky jet crashmosbet casino1win lucky jet

Aksi Nyata di Kampung Ilmu: Membangun Desa dengan Hati dan Ilmu

Pada Jumat, 13 Juni 2025, suasana Kampung Ilmu di Tegalwaru, Purwakarta terasa istimewa. Lebih dari sekadar rutinitas harian, hari itu menjadi panggung kolaborasi lintas ilmu dalam program Aksi Nyata, sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang diprakarsai oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI). Didukung penuh oleh Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI, kegiatan ini hadir menjawab tantangan akses kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah terpencil.

Empat Tahun Mengabdi, Ribuan Dampak Positif

Memasuki tahun ke-empat pelaksanaan, Aksi Nyata bukan lagi sekadar bakti sosial. Ia telah menjelma menjadi gerakan pendidikan dan kesehatan berbasis riset yang menjangkau masyarakat hingga ke desa. Lebih dari 1.200 penerima manfaat, mulai dari balita, siswa SD, SMP, SMK, ibu hamil, ibu menyusui serta warga dan kader desa, mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB di Aula SMKN Tegalwaru, kemudian dilanjutkan di berbagai titik: Balai Desa, SMPN 3 Tegalwaru, SDN 2 Cisarua, dan SDN 1 Cisarua. Tim FKG UI menghadirkan layanan pemeriksaan dan perawatan gigi sederhana (penambalan, pencabutan, pembersihan karang gigi), penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, serta pelatihan “dokter gigi cilik” bagi siswa sekolah dasar.

Penyuluhan makanan sehat di sekolah menjadi salah satu upaya menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat sejak dini.

Program ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, melainkan juga pendidikan, pemberdayaan, dan pendampingan masyarakat. Semangat kolaboratif ini telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya, dan dampaknya terus terasa semakin luas dan dalam.

Layanan Lengkap untuk Ibu, Anak, dan Kader Desa

Salah satu perhatian besar dalam kegiatan ini adalah kesehatan ibu dan anak. Fakultas Kedokteran UI menyediakan layanan pemeriksaan kehamilan dengan USG canggih dan sesi konsultasi kesehatan ibu dan janin. Para ibu menyusui dan balita juga mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan konsultasi medis yang personal.

Tak ketinggalan, para kader desa yang memiliki anak balita juga turut diperiksa dan diberikan pengobatan yang diperlukan. Seluruh peserta layanan kesehatan ini—baik ibu hamil, menyusui, balita, maupun kader—mendapatkan obat-obatan secara gratis yang sesuai hasil konsultasi.

Dalam momen yang langka di desa, empat warga juga menjalani operasi pengangkatan lipoma (benjolan di bawah kulit) sebagai bentuk penanganan medis lanjutan yang sangat dibutuhkan, tetapi sulit diakses di daerah terpencil.

Gizi dan Literasi Finansial sebagai Modal Masa Depan

FIK UI turut menyampaikan materi sosialisasi gizi untuk ibu hamil dan menyusui, membantu masyarakat memahami pentingnya nutrisi yang tepat demi tumbuh kembang anak yang optimal.

Sementara itu, FEB UI menghadirkan pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMK dan warga, serta sesi sharing keuangan keluarga yang dikemas ringan dan aplikatif. Kegiatan ini bertujuan mengingatkan warga untuk bijak mengelola keuangan dan tidak mudah tergoda atau terjebak pada utang konsumtif seperti pinjaman online (pinjol), bank emok,  atau bentuk kredit lainnya yang kerap menjerat karena bunga tinggi dan kurangnya pemahaman finansial.

Lebih dari 1200 Penerima Manfaat

Kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi lebih dari 1.200 orang yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMK, warga desa, kader, dan guru. Semua kegiatan dijalankan dengan dukungan LADOKGI R.E. Martadinata, Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, Ikatan Alumni FKGUI, Persatuan Dokter Gigi Kabupaten Purwakarta, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Pembantu Desa Cisarua, Tegalwaru.

Kegiatan Aksi Nyata juga menjadi ladang pengamalan Tridarma Perguruan Tinggi oleh para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dari keempat fakultas UI.

Membangun Kesadaran dan Kesehatan Berkelanjutan

Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO, Dekan FKG UI, menyampaikan,

“Kegiatan ini merupakan kerja kolaboratif lintas fakultas yang berkomitmen memberikan layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit. Harapannya, ilmu dan keterampilan yang dibagikan dapat terus digunakan dalam kehidupan sehari-hari.”

Pendiri Kampung Ilmu, Imam B. Prasodjo, juga memberikan apresiasi tinggi:

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata dari para akademisi dan tenaga medis untuk meningkatkan kesehatan warga desa. Saya berharap, ke depan, lebih banyak instansi—termasuk angkatan lain—dapat bergabung dalam pengabdian semacam ini.”

Imam B. Prasodjo mengajak seluruh elemen—pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat umum—untuk terus mendukung keberlanjutan “Aksi Nyata”. Sinergi yang sudah terjalin terbukti membawa perubahan nyata, dan bersama-sama kita bisa menjangkau lebih banyak komunitas, menjadikan ilmu sebagai cahaya perubahan di pelosok negeri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top